Bupati Rusli Sibua saat menyerahkan sapi kurban bantuan Presiden RI
Morotai — Malam menjelang Hari Raya Idul Adha di Pulau Morotai sempat diwarnai hujan deras dan angin kencang. Kondisi itu membuat sebagian masyarakat khawatir pelaksanaan Salat Id keesokan paginya akan terganggu. Namun pada Rabu pagi (27/05/2026), cuaca perlahan berubah bersahabat. Langit cerah membentang di atas Lapangan Merah Putih, sementara udara sejuk menyambut ribuan masyarakat yang datang melaksanakan Salat Idul Adha dengan penuh khidmat.
Di tengah suasana penuh kedamaian itu, Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, hadir membaur bersama masyarakat tanpa sekat. Lantunan takbir menggema di lapangan, menyatu dengan doa dan harapan warga pada momentum hari raya kurban.
Usai pelaksanaan Salat Id, Bupati Rusli Sibua menyerahkan sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia dengan bobot sekitar 800 kilogram kepada Imam Masjid Desa Muhajirin, Kecamatan Morotai Selatan. Bantuan tersebut menjadi simbol perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat di wilayah kepulauan terluar, khususnya Kabupaten Pulau Morotai.
Namun bagi Rusli Sibua, makna Idul Adha tidak berhenti pada seremoni penyerahan hewan kurban. Dengan pakaian putih yang masih dikenakan usai Salat Id, ia langsung menuju pendopo untuk mempersiapkan agenda silaturahmi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Langkah yang dilakukan Bupati Morotai itu menghadirkan suasana berbeda dibanding tradisi tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya para pejabat datang bersilaturahmi ke rumah kepala daerah, kali ini Rusli Sibua justru memilih mendatangi para pimpinan Forkopimda secara langsung.
Sekitar pukul 09.30 WIT, Bupati bersama Sekretaris Daerah Muhammad Umar Ali serta sejumlah pimpinan OPD memulai rangkaian kunjungan silaturahmi. Mengenakan kemeja putih dipadukan sarung hitam bermotif batik, Rusli tampil sederhana dan akrab.
Tujuan pertama rombongan adalah Kejaksaan Negeri Kepulauan Morotai. Kedatangan Bupati disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Morotai, Kristanto Trinoviandri, SE., SH., MH beserta jajaran. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa dalam pertemuan tersebut. Obrolan santai dan sapaan khas Lebaran mengalir tanpa sekat formalitas.
Rangkaian silaturahmi kemudian dilanjutkan ke Polres Pulau Morotai. Di Mapolres, Bupati Rusli Sibua bersama Kapolres Pulau Morotai AKBP drh. Dedi Wijayanto, SH turut menyaksikan proses penyembelihan hewan kurban, termasuk sapi bantuan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai.
Bagi Rusli Sibua, Idul Adha bukan sekadar ritual tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat semangat berbagi dan memastikan kebahagiaan hari raya dapat dirasakan seluruh masyarakat.
Perjalanan kemudian berlanjut ke Lanud Leo Wattimena Morotai. Di lokasi tersebut, Bupati bertemu Danlanud Kolonel Pnb Anang Heru Setiyono, S.E., M.M. Suasana penuh keakraban tampak di area masjid Lanud, ketika para prajurit, pejabat daerah, dan masyarakat duduk bersama menikmati hidangan sederhana khas Lebaran. Bupati juga menyaksikan proses pemotongan hewan kurban bantuan Pemerintah Daerah di lingkungan Lanud Morotai.
Silaturahmi selanjutnya dilakukan di Lanal Morotai. Bupati Rusli Sibua diterima langsung oleh Danlanal Morotai Letkol Laut (P) Benie Hermawan. Dalam kesempatan itu, Bupati menyerahkan satu ekor sapi kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai untuk disembelih dan dibagikan kepada masyarakat sekitar.
Danlanal Morotai menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat dan institusi di Morotai. Bahkan dalam suasana santai penuh kekeluargaan tersebut, Danlanal turut menyampaikan ucapan selamat atas capaian Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai yang berhasil meraih penghargaan sebagai daerah terbaik dalam penurunan angka kemiskinan dan stunting.
Menjelang pukul 11.00 WIT, rangkaian silaturahmi ditutup di Makodim 1514/Morotai. Bupati dan rombongan diterima langsung oleh Dandim 1514/Morotai Letkol Inf Deni Rustandi Hidayat, S.Pd.
Meski demikian, agenda Bupati Rusli Sibua pada hari raya itu belum berakhir. Rombongan kemudian bergerak menuju kediaman pribadi Bupati di Desa Muhajirin, Kecamatan Morotai Selatan, untuk melaksanakan open house Idul Adha bersama masyarakat.
Di kediaman tersebut, suasana kebersamaan terlihat begitu hangat. Masyarakat dari berbagai desa datang silih berganti untuk bersilaturahmi. Anak-anak bermain di halaman rumah, para orang tua bercengkerama penuh keakraban, sementara kelompok Yanger lintas agama menampilkan musik tradisional khas Morotai yang menambah semarak suasana Lebaran.
Alunan musik Yanger siang itu menjadi simbol persaudaraan masyarakat Morotai yang tetap terjaga di tengah keberagaman.
Bagi Rusli Sibua, tradisi seperti itu harus terus dirawat. Sebab kekuatan sebuah daerah tidak hanya terletak pada pembangunan fisik, tetapi juga pada eratnya hubungan antarmasyarakat dan terjaganya nilai kebersamaan.
Momentum Idul Adha tahun ini pun menjadi gambaran tentang kepemimpinan yang hadir lebih dekat dengan masyarakat. Tidak sekadar menjalankan agenda seremonial pemerintahan, tetapi juga memperkuat silaturahmi dan memastikan kehangatan hari raya benar-benar dirasakan seluruh warga Morotai. (*)