Jelang Morotai Festival 2026, Pemkab Imbau Pelaku Usaha Tak Naikkan Harga Berlebihan
Stevi | 21 Oktober 2026 | Dibaca 22 kali |

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pulau Morotai, Maria Sri Noviena

MOROTAI — Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai mengimbau seluruh pelaku usaha, mulai dari hotel, penginapan, restoran, rumah makan hingga jasa transportasi umum, agar tidak menaikkan tarif secara berlebihan menjelang pelaksanaan Morotai Festival 2026 pada 26–29 Oktober mendatang.

Imbauan tersebut disampaikan  Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pulau Morotai, Maria Sri Noviena, Selasa (20/10/2026). Para pelaku usaha diminta menjaga stabilitas harga demi memberikan kenyamanan bagi wisatawan, tamu undangan, dan masyarakat yang akan menghadiri festival tersebut.

"Kami meminta seluruh pelaku usaha jasa dan pariwisata untuk menjaga stabilitas harga. Jangan memanfaatkan momen festival dengan menaikkan tarif secara berlebihan. Kenyamanan dan kepuasan tamu adalah prioritas utama," ujar Maria.

Menurutnya, Morotai Festival 2026 merupakan ajang promosi pariwisata sekaligus pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Pulau Morotai. Karena itu, seluruh pihak diharapkan berpartisipasi dengan memberikan pelayanan yang baik dan menjaga citra Morotai sebagai destinasi wisata yang ramah.

"Morotai Festival 2026 adalah ajang promosi pariwisata dan ekonomi kreatif. Kita ingin tamu datang, menikmati acara, dan pulang dengan kesan baik. Harga yang wajar akan mendukung hal itu," tambahnya.

Selain menjaga kewajaran harga, Dinas Pariwisata juga mengimbau para pelaku usaha menerapkan tarif secara transparan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan di sekitar lokasi kegiatan.

Maria turut mengajak masyarakat dan pengunjung yang menemukan praktik penetapan harga tidak wajar selama festival agar melaporkannya kepada panitia atau Dinas Pariwisata.

Melalui imbauan ini, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai berharap seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha dapat bersama-sama menyukseskan Morotai Festival 2026. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang promosi pariwisata, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat serta memperkuat daya tarik Morotai sebagai destinasi wisata di Maluku Utara. (*)

BAGIKAN :