MTQ Ke IX Pulau Morotai Resmi Dibuka, Sekda Tekankan Penguatan Generasi Qur'ani
Stevi | 03 Juni 2026 | Dibaca 31 kali |

Sekda Muhammad Umar Ali saat membawakan sambutan pada Pembukaan MTQ ke IX Kabupaten Pulau Morotai

Morotai Selatan – Sekretaris Daerah Kabupaten Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-IX Tingkat Kabupaten Pulau Morotai Tahun 2026 yang dipusatkan di Morotai Islamic Center, Selasa (2/6/2026) malam.

Pembukaan MTQ berlangsung khidmat dan dihadiri Ketua DPRD Kab. Pulau Morotai Muhammad Rizki, Ketua LPTQ Kabupaten Pulau Morotai, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD,  dewan hakim, organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para kafilah dari seluruh kecamatan di Kabupaten Pulau Morotai.


Dalam sambutannya, Sekda Muhammad Umar Ali menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, LPTQ, dan berbagai pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan MTQ Ke-IX. Ia menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi menjadi sarana membangun kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia.

Menurutnya, tema MTQ tahun ini, “Menjemput Restu Langit dalam Mendamaikan Bumi”, mengandung makna penting bahwa setiap upaya membangun kedamaian, persaudaraan, dan keharmonisan kehidupan harus berlandaskan nilai-nilai ketuhanan dan ajaran Al-Qur’an.

“Menjemput restu langit berarti memohon petunjuk, ridha, dan keberkahan Allah SWT dalam setiap langkah kehidupan. Sedangkan mendamaikan bumi merupakan tanggung jawab bersama untuk menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, serta menebarkan nilai-nilai kasih sayang, keadilan, dan kemanusiaan di tengah masyarakat,” ujar Sekda.

Pada kesempatan itu, Muhammad Umar Ali juga mengingatkan pentingnya menjadikan MTQ sebagai ruang pembinaan dan regenerasi insan-insan Qur’ani dari Kabupaten Pulau Morotai. Ia mengajak seluruh kecamatan untuk lebih serius membina qari, qariah, hafizh, hafizhah, dan generasi Qur’ani yang berasal dari wilayah masing-masing.


“Kita tentu menginginkan prestasi terbaik. Namun jangan sampai semangat menjadi juara justru mengurangi kesempatan putra-putri daerah kita sendiri untuk belajar, berproses, dan mengembangkan potensi mereka dalam ajang yang mulia ini. Berikan ruang bagi anak-anak Morotai untuk tumbuh dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sekda menekankan bahwa apabila peserta asal Morotai belum berhasil pada jenjang yang lebih tinggi, hal tersebut harus menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk terus memperkuat pembinaan keagamaan dan melahirkan generasi Qur’ani yang lebih kompetitif di masa mendatang.


Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai, Abdurachman Assagaf, yang turut memberikan sambutan, mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran selama mengikuti perlombaan.

“Menang atau kalah adalah hal yang biasa. Yang terpenting adalah terus memperbaiki bacaan, pemahaman, dan pengamalan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Jadikan MTQ sebagai wadah mempererat ukhuwah Islamiyah antar kecamatan,” pesannya.

Pembukaan MTQ Ke-IX Kabupaten Pulau Morotai diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta doa bersama. Setelah resmi dibuka, rangkaian perlombaan akan mempertandingkan berbagai cabang, mulai dari tilawah, hafalan Al-Qur’an, tafsir, hingga karya tulis ilmiah Al-Qur’an.

Melalui pelaksanaan MTQ ini, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai berharap lahir generasi Qur’ani yang unggul, berakhlak mulia, dan mampu mengharumkan nama daerah, sekaligus memperkuat fondasi religius dalam mewujudkan Morotai yang unggul, adil, dan sejahtera.(*)

BAGIKAN :