Sejumlah stand desa mulai didirikan sebagai bagian dari persiapan menyambut Morotai Festival 2026.
MOROTAI — Dukungan terhadap pelaksanaan Morotai Festival 2026 terus menguat. Pemerintah Desa (Pemdes) di 88 desa se-Kabupaten Pulau Morotai mulai menyiapkan stand promosi untuk menampilkan potensi unggulan, kekayaan budaya, kuliner khas, serta produk lokal masing-masing desa.
Persiapan tersebut terlihat di kawasan Pasar Central Business District (CBD), Desa Gotalamo, Kecamatan Morotai Selatan, Kamis (15/10/2026). Sejumlah stand desa mulai didirikan sebagai bagian dari persiapan menyambut Morotai Festival yang akan berlangsung pada 26–29 Oktober 2026.
Keterlibatan pemerintah desa ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap agenda pariwisata daerah sekaligus upaya memperkenalkan potensi lokal kepada pengunjung dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.
Kepala Desa Muhajirin, Muhammad Aridh Pua, mengatakan pendirian stand merupakan wujud dukungan pemerintah desa untuk menyukseskan Morotai Festival 2026.
"Kami mendirikan stand ini sebagai bagian dari dukungan untuk menyukseskan Morotai Festival 2026," ujar Muhammad Aridh Pua.
Menurutnya, kegiatan tersebut berpotensi memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Hal senada disampaikan Kepala Desa Gotalamo, Sibli Tanimbar. Ia menilai Morotai Festival menjadi momentum penting untuk mempromosikan potensi daerah sekaligus memperluas pengenalan Kabupaten Pulau Morotai kepada masyarakat luas.
Menurut Sibli, Morotai Festival yang masuk dalam agenda Karisma Event Nusantara (KEN) merupakan peluang strategis untuk meningkatkan daya tarik pariwisata daerah. Karena itu, dukungan terhadap penyelenggaraan festival perlu diberikan secara bersama-sama.
"Olehnya itu, sebagai pemerintah desa, kami tetap memberikan dukungan untuk menyukseskan event tersebut," ungkap Sibli.
Ia menegaskan, manfaat festival tidak hanya dilihat dari besaran anggaran, tetapi juga dari dampaknya terhadap promosi daerah, pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan pengembangan UMKM.
Selain pendirian stand desa, persiapan di lokasi festival juga mulai dilakukan melalui pemasangan berbagai wahana permainan anak-anak untuk menambah daya tarik dan memberikan hiburan bagi pengunjung selama kegiatan berlangsung.
Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai berharap partisipasi 88 desa melalui stand promosi ini dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan identitas, budaya, kuliner, dan produk unggulan desa masing-masing.
Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, Morotai Festival 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat promosi pariwisata, melestarikan budaya lokal, membuka peluang usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Morotai Festival 2026, saatnya potensi lokal tampil dan Morotai semakin dikenal dunia! (*)